Pengaturan BootKeys, BootMenu, BootDelay dan setting logo di windows
Setelah pada artikel sebelumnya kita membahas tentang setting bootgui, bootsafe dan autoscan, maka pada artikel kali ini kita melanjutkan dengan setting BootKeys, BootMenu, BootDelay dan setting logo di windows. bagi yang baru bergabung silahkan terlebih dahulu membaca artikel tentang msdos.sys. Untuk melakukan setting pada BootKeys,BootMenu,BootDelay dan setting logo silahkan buka terlebih dahulu msdos.sys. kemudian cari kata BootKey, BootMenu,BootDelay dan logo. Selanjutnya silahkan ubah nilainya sesuai dengan setting yang anda inginkan. Berikut ini adalah kriterianya:
Setting BootKeys
Sewaktu komputer booting, user diperkenankan untuk memilih pilihan booting sehingga pengguna dapat memilih untuk booting ke Windows, MSDOS, Safe mode, dan lain-lain. Hal ini dapat dilakukan bila user menekan tombol F8 sesaat setelah tampil tabel Configurations System pada layar monitor. msdos.sys jugalah yang mengatur diterima atau tidaknya penekanan tombol F8, yaitu pada setting Bootkeys di bawah ini:
BootKeys = 0
(penekanan tombol F8 diterima)
BootKeys = 1
(penekanan tombol F8 tidak
diterima)
(more…)
Pengaturan bootgui,autoscan dan bootsafe melalui msdos
Pada artikel kali ini kita akan membahas bagaimana mengubah pengaturan pada bootgui, pengaturan autoscan dan pengaturan pada bootsafe melalui msdos.sys di sistem operasi windows. Untuk memulainya silahkan buka terlebih dahulu file msdos.sys, jika kurang jelas tentang msdos.sys dan baru bergabung dalam blog ini silahkan baca terlebih dahulu artikel sebelumnya tentang msdos.sys.
Setting BootGui
Setting ini fungsinya menentukan apakah komputer akan menggunakan interface GUI atau tidak. GUI adalah singkatan dari Graphical User Interface yaitu suatu antarmuka untuk pengguna komputer yang berbasis grafis. Secara bawaan (default), setting di msdos.sys adalah BootGui=1 artinya komputer akan menggunakan sistem GUI dan masuk ke Windows. Sebaliknya bila berisi 0, maka komputer hanya akan booting sampai ke prompt MSDOS saja, tidak diteruskan ke Windows. Untuk masuk ke Windows, pembaca perlu mengetikkan Win kemudian tekan Enter. Ringkasnya, tambahkan salah satu setting berikut ini dibagian Option. BootGui=1 (masuk ke Windows) BootGui=0
Setting AutoScan
Apabila listrik tiba-tiba pada padam saat komputer kita nyala atau kita mematikan komputer dengan tidak normal, maka secara otomatis komputer akan melakukan scandisk pada harddisk ketika kita menyalakan komputer di waktu kemudian. Ini merupakan suatu prosedur standar yang dilakukan Windows untuk menghindari kerusakan harddisk. Pada setting Autoscan inilah yang menentukan apakah harus dijalankan Scandisk atau tidak. Nilainya adalah sebagai berikut: AutoScan = 0 (tidak ada Scandisk meski shut down tidak normal) AutoScan = 1 (ada Scandisk ketika shutdown tidak normal) Anda perlu mempertimbangkan dengan mendalam bila memilih setting Autoscan = 0, karena salah satu fungsi Scandisk adalah memperbaiki kerusakan pada harddisk karena shutdown yang tidak sesuai prosedur.
Setting BootSafe
Masih serupa dengan masalah di atas yaitu ketika komputer dimatikan secara tidak sesuai prosedur, terkadang komputer akan booting dan masuk ke Windows dengan modus Safe mode. Setting pada msdos.sys juga yang mengatur masalah ini. BootSafe = 1 (komputer akan selalu masuk ke Safe mode) BootSafe = 0 (komputer booting secara normal)
Mengenal msdos.sys di windows
Kali ini kita coba mengenal salah satu file sistem yang terletak di direktori C:\ dengan ukuran sekitar 2 kilobyte. File ini berkaitan erat dengan proses booting Windows karena berisi berbagai setting yang perlu dijalankan oleh sistem operasi dan apa yang tidak perlu dijalankan. Namanya adalah msdos.sys. File msdos.sys mempunyai tiga bagian penting. Bagian pertama adalah path yang berisi keterangan tentang letak direktori Windows, bagian kedua adalah options yang berisi berbagai setting yang perlu dijalankan Windows; dan bagian terakhir berisi deretan huruf-huruf xxxxxx yang berfungsi untuk menjaga kompatibilitas dengan program yang lain.
Kali ini kita akan mengenal bagian options karena di samping merupakan bagian yang menarik, juga paling luas dan ada beragam setting. Karena termasuk dalam file sistem, maka file ini mempunyai atribut hidden (tersembunyi) dan read only (hanya bisa dilihat tidak bisa diubah). Untuk itu agar dapat diubah, Anda harus mengubah atribut file tersebut. Buka Windows Explorer dan pilih menu View>Folder Options. Pilih tab View dan klik option Show all files. Setelah itu tekan tombol OK. Kemudian cari file sistem msdos.sys yang berada di C:\. Sebelumnya backup dulu file tersebut dan simpan di disket. Kemudian klik kanan dan pilih Properties. Anda akan dihadapkan pada kotak dialog properti untuk file msdos.sys. Pada bagian attribut, kosongkan bagian Read Only dan Hidden. Akhirnya buka file tersebut dengan Notepad. Sekarang mari kita mulai mengutak-atik msdos.sys. Apa saja yang bisa anda maksimalkan dalam settingan msdos.sys ini? silahkan tunggu artikel berikutnya.
Bagaimana mencegah import registry yang tidak kita sengaja
Secara default, bila kita mengklik ganda pada file dengan ekstensi .reg maka file tersebut akan langsung terintegrasi dengan system registry ataupun muncul pertanyaan apakah kita ingin mengintegrasikan file tersebut. Untuk amannya, kita dapat menggantinya menjadi Editing bila diklik ganda. Langkah langkahnya adalah sebagai berikut:
- Buka Windows Explorer. Klik View>Folder Options, kemudian pilih tab File Types.
- Pada kotak Registered File Types carilah dan klik Registration Entries.
- Klik tombol Edit.
- Pada kotak Actions terdapat tiga aksi yaitu Edit, Merge, dan Print. Klik Edit dan klik tombol Set Default. Tulisan Edit akan menjadi tebal.
Dengan demikian apabila kita mengklik ganda file-file dengan ekstensi .reg, maka prosesnya bukan lagi proses merging, tetapi proses editing dengan Notepad.
(more…)
Tips bagaimana melindungi komputer anda dari spyware
Jika komputer Anda terhubung Internet, maka komputer anda akan beresiko untuk dibombardir dengan spyware, virus, dan malware lainnya. Untuk mencegah hal tersebut saya akan berbagi tips bagaimana berusaha melindungi komputer anda dari gangguan spyware, virus atau program pengganggu lainnya.
Spyware ada yang ramah ada juga yang jahat. spyware yang ramah hanya menonton apa yang anda lakukan di web, tapi jika anda berhadapan dengan spyware yang jahat, spyware tersebut bisa melewati pelacakan, memantau tombol apa saja yang anda tekan dan menyimpannya (termasuk user dan password anda). Tentunya ini akan menimbulkan resiko keamanan privasi anda di komputer.
Gunakan tips berikut ini saat anda menjelajah internet:
Hati-hati Di mana Anda Download
Program jahat seringkali datang dari situs jahat. Jika Anda mencari program freeware atau shareware untuk tujuan tertentu, coba cari situs ternama seperti tucows.com atau download.com.
Baca Perjanjian lisensi dengan benar dan seksama (more…)